Klasifikasi
Fungi dalam taksonomi klasik di sekolah-sekolah biasa dikelompokkan sebagai divisio menjadi lima kelas:
- Zygomycetes
- Ascomycetes
- Basidiomycetes
- Deuteromycetes
- Lichenes
Pembagian di atas telah dianggap usang karena temuan-temuan terbaru membuat fungi diangkat menjadi Kerajaan organisme (Regnum) tersendiri, dengan divisio/filum:
- Filum Blastocladiomycota
- Filum Chytridiomycota
- Filum Glomeromycota
- Filum Microsporidia
- Filum Neocallimastigomycota
- Subregnum: Dikarya (term. Deuteromycota), mencakup
- Filum Ascomycota
- Pezizomycotina
- Saccharomycotina
- Taphrinomycotina
- Filum Basidiomycota
- Agaricomycotina
- Pucciniomycotina
- Ustilaginomycotina
- Subfilum incertae sedis (mencakup Dikarya yang belum ditetapkan filumnya)
- Entomophthoromycotina
- Kickxellomycotina
- Mucoromycotina
- Zoopagomycotina
Deuteromycota menjadi kelompok bagi cendawan-cendawan yang belum dapat digolongkan pada keempat filum di atas (berstatus "tidak jelas", incertae sedis).
Lumut kerak atau Lichenes bukanlah individu, melainkan bentuk simbiosis mutualisme yang erat antara cendawan dan alga. Meskipun demikian, penamaan khusus sering diberikan karena kepentingan praktis dalam terapan, misalnya farmasi.
Sumber : wikipedia.org
No comments:
Post a Comment